Sunday, August 06, 2017

Cara Flashing Android Menggunakan SP Flashtool


Berikut ini adalah tutorial cara flashing Android menggunakan SP Flashtool pada Stock Firmware maupun Custom Firmware (Custom ROM) pada perangkat PC Anda.
Perhatian: Sebelum melakukan proses Flashing menggunakan SP Flashtool, pastikan perangkat Smartphone Android Anda memiliki kapasitas baterai yang cukup atau di atas 40% – 50% (jika baterai non-removable) untuk menghindari kegagalan yang di sebabkan oleh matinya perangkat pada saat proses Flashing.

Cara Flashing Android menggunakan SP Flashtool


Langkah ke 1 : Download aplikasi SP Flashtool (di perangkat komputer Anda. Perlu Anda perhatikan, pada perangkat Smartphone yang berbeda biasanya di butuhkan driver yang berbeda.

Langkah ke 2 Matikan perangkat Smartphone Anda dan cabut baterai (jika baterai removable).


Langkah ke 3 : Download Stock Firmware atau Custom Firmware (dari website https://ponselgue.com/firmware/) yang ingin Anda pakai dalam proses flashing Smartphone Android Anda laluekstrak file Firmware yang telah Anda download tadi.

Langkah ke 4 Ekstrak SP Flashtool yang telah Anda download tadi, setelah di ekstrak maka Anda akan melihat tampilan seperti ini:

Langkah ke 5 : Buka file flash_tool.exe(Anda dapat menemukannya di folder hasil ekstrakan tadi)

Langkah ke 6 : Pada saat aplikasi SP Flashtool telah terbuka, lanjutkan dengan klik tab Download .

Langkah ke 7 : Pada tab Download, klikscater-loading file untuk memasukkan file Scater pada Firmware.

Langkah ke 8 : Sekarang pilih file Scateryang terdapat pada folder hasil ekstrak Firmware yang telah Anda download.

Langkah ke 9 : Setelah file Scater berhasil di muat, untuk mulai menjalankan proses Flashing, klik Download .

Langkah ke 10 : Sekarang silahkan Anda menghubungkan Smartphone Android Anda ke komputer menggunakan kabel USB ( tanpa baterai – jika baterai removable). Setelah Smartphone terhubung dengan komputer, tekanVolume Atas atau Volume Bawah di Smartphone Anda untuk mempermudah komputer Anda mendeteksi Smartphone Android Anda.

Langkah ke 11 : Tunggu hingga proses Flashing selesai, biasanya akan di tandai dengan munculnya lingkaran hijau jika proses Flashing telah selesai dan berhasil di jalankan.

Langkah ke 12 : Tutup aplikasi SP Flashtool dan lepas kabel USB lalu cobahidupkan Smartphone Android Anda.

Jika seluruh tahapan dari 12 langkah seperti di atas telah berhasil Anda lewati,Selamat!!! berarti Smartphone Android Anda telah berhasil melakukan proses Flashing. ๐Ÿ™‚


Memahami Flashing dalam Android

Banyak dari kita yang menemukan beragam masalah terjadi pada HP yang kita gunakan sehari-hari terutama Android. Baik karena masalah hardware maupun software. Namun umumnya masalah yang terjadi pada HP Android mayoritas berkisar pada masalah software seperti hang, bootloop, force stop hingga gangguan virus atau malware.
Masalah-masalah tersebut dapat diatasi dengan melakukan flashing yang diartikan sebagai penginstallan ulang system pada smartphone. Flashing merupakan cara yang termasuk ampuh untuk mengatasi kendala yang terjadi pada HP Android kalian. Bahkan kalian bisa melakukannya sendiri dengan cara flash HP Android berikut ini
Flashing dalam arti sempitnya merupakan proses penginstallan ulang HP Android menjadi seperti tampilan awal. Tampilan HP kamu akan kembali seperti semula dengan software-software bawaan yang telah disediakan oleh brand HP kamu. Itu artinya dengan melakukan flashing maka kamu akan kehilangan semua aplikasi dan data yang sudah terinstall dan tersimpan pada memori internal.
Kalian dapat melakukannya secara manual maupun melalui service center HP milikmu. Namun tentunya itu tergantung dari brand HP yang kamu gunakan karena terkadang ada beberapa brand yang tidak memungkinkan untuk melakukan flashing manual. Akan tetapi pada garis besar saat ini flashing memiliki arti yang jauh lebih luas dari sekedar penginstallan ulang.
Flashing biasa digunakan untuk smartphone yang benar-benar memiliki gangguan dalam pemakaian software, seperti bootloop, softbrick, HP yang mati suri bahkan hingga HP yang sudah mati total sekalipun. Menggunakan flashing akan menginstall kembali sistem operasi yang telah rusak menjadi seperti semula. Selain dapat menginstall ulang, menggunakan flashing juga bisa untuk memodifikasi penginstallan sistem operasi dengan fitur-fitur di luar yang disediakan hingga mengcustom ROM pada smartphone. Flashing juga bisa memungkinkan kita untuk mengupgrade maupun mendowngrade sistem operasi pada smartphone.

Fungsi Flashing
Fungsi dari flashing sangatlah banyak, terlebih dalam mengatasi masalah-masalah yang terjadi pada smartphone kamu. Hal ini karena kerusakan paling rentan terjadi pada bagian software dan hal inilah yang mampu diatasi dengan melakukan flashing. Jadi kamu memiliki kemungkinan untuk bisa mengembalikan fungsi dari smartphone kamu seperti sediakala dengan melakukan flashing. Tentunya hanya untuk masalah yang berkisar pada fungsi software, karena bila ternyata hardwarenya yang mengalami kerusakan maka tidak mungkin bisa teratasi dengan menggunakan flashing. Beberapa masalah yang biasanya terjadi dan diselesaikan dengan flashing:
  • Smartphone yang sering hang
  • Smartphone yang memiliki masalah force stop yaitu berhentinya aplikasi yang sedang digunakan secara tiba-tiba
  • Smartphone yang mengalami loading bootloop
  • Smartphone tidak merespon boot
  • Lupa kata sandi ataupun kunci pola pada smartphone
  • Adanya gangguan virus atau malware pada smartphone

Manfaat Flashing 
Setelah melakukan flashing tentunya kamu akan merasakan perubahan pada kinerja smartphone kamu. Kamu akan merasakan beberapa manfaat pada smartphone kamu, seperti berikut:
  1. Hilangnya masalah yang terjadi sebelum melakukan flashing seperti hang, bootloop maupun force stop.
  2. Smartphone kamu akan memiliki performa maksimal yang lebih fresh seperti baru pertama kali kalian beli.
  3. Menghilangkan virus-virus atau malware yang ada pada smartphone kamu sebelumnya.
  4. Menghapus data-data yang tidak diperlukan seperti cache atau sampah-sampah tersembunyi dan mengendap pada smartphone ketika menghapus suatu aplikasi atau menghapus suatu file yang tidak tuntas secara keseluruhan sehingga smartphone kamu akan terlihat lebih bersih dalam segi file memory.
  5. Dapat memungkinkan kamu untuk mengupgrade atau mendowngrade operasi sistem sesuai yang kamu inginkan.
  6. Memiliki tampilan yang baru ketika kamu berhasil melakukan upgrade OS melalui flashing.
  7. Memiliki ketersediaan maupun performa yang maksimal pada ROM ketika menggunakan flashing untuk melakukan custom.
Cara Melakukan Flashing HP Android

1. Menggunakan Fitur Recovery
Cara paling mudah untuk melakukan flashing adalah dengan menggunakan fitur recovery yang sudah tersedia pada smartphone yang kamu miliki. Kamu hanya tinggal menggunakannya dengan cara masuk ke dalam menu pengaturan dan pilihlah menu recovery HP. Sebelum melakukan recovery kamu akan ditawarkan untuk membackup data dahulu. Sebaiknya kamu melakukannya jika memang kamu memiliki beragam data penting pada smartphone kamu. Kamu bisa melakukan penyimpanan melalui aplikasi penyimpanan eksternal maupun membackup pada kartu memory eksternal atau memindahkan data ke perangkat lain seperti PC dan laptop.
Setelah itu kamu bisa langsung mengaktifkan proses recovery yang akan berjalan beberapa saat hingga akhirnya operasi system kamu akan tampil seperti smartphone yang baru saat kamu beli. Selain cara tersebut kamu juga bisa menggunakan fasilitas kombinasi tombol volume dan tombol power untuk masuk ke dalam menu recovery, tetapi sebelumnya kamu harus mematikan smartphone kamu terlebih dahulu.
Namun cara menggunakan fitur recovery ini hanya bisa digunakan untuk masalah smartphone yang tidak terganggu pada proses pengaktifan dan masih bisa digunakan. Jika kamu memiliki masalah pada kasus smartphone yang mati suri atau mati total tentunya kalian tidak bisa menggunakan langkah ini.

2. Tanpa Menggunakan PC atau Laptop
Melakukan flashing HP tanpa menggunakan PC atau Laptop dapat kamu lakukan dengan menyiapkan beberapa bagian pendukung yaitu:
  • Firmware atau stock rom, yaitu file OS yang sudah menyatu dan akan dimasukkan ke dalam HP saat proses flash berlangsung. Kalian bisa mendapatkan file ini melalui internet ataupun website resmi brand dari HP yang kalian miliki.
  • Install CWM, pada HP kalian yaitu aplikasi untuk merecovery HP kalian namun bedanya aplikasi ini memiliki fasilitas yang lebih lengkap dibandingkan fitur recovery yang telah tersedia di HP kalian.
Setelah sudah siap dengan perangkat pendukung, maka kita akan memulai langkah flashingnya. Berikut tahapannya:
  • Kalian harus sudah menyimpan file firmware pada SD card smartphone kamu.
  • Kemudian masuklah ke menu CWM recovery.
  • Kalian dapat menggunakan kombinasi tombol power dan volume untuk masuk ke menu
  • Setelah masuk ke dalam menu CWM maka pilihlah Wipe Factory atau Data Reset (gunakan tombol volume untuk melakukan scrolling).
  • Kemudian pilihlah menu Wipe Cache Pastition, jika setelahnya terdapat pilihan menu Wipe Dalvik Cache maka pilihlah menu tersebut namun jika tidak ada maka tidak masalah, kamu bisa meneruskan dengan langkah selanjutnya.
  • Pilihlah menu Install Zip from SDcard kemudian cari firmware yang telah kamu simpan di awal tadi
  • Setelah itu proses flashing akan berlangsung selama kurang lebih 10 menit.
  • Langkah terakhir lakukanlah reboot system, maka kamu telah berhasil melakukan flashing.

3. Menggunakan PC atau Laptop
Harus kamu ketahui bahwa tidak semua smartphone bisa berhasil melakukan flashing tanpa PC atau Laptop. Karena memang ada beberapa tipe HP yang memang harus melakukan flashing dengan bantuan PC atau laptop. Untuk melakukan flashing dengan menggunakan PC atau laptop kamu harus menyiapkan beberapa perangkat seperti:
  • Firmware atau stock rom, yaitu file OS yang sudah menyatu dan akan dimasukkan ke dalam HP saat proses flash berlangsung. Kalian bisa mendapatkan file ini melalui internet ataupun website resmi brand dari HP yang kalian miliki.
  • Driver Smartphone, yaitu bisa berupa CD drive yang didapatkan saat membeli smartphone atau kalian juga bisa mendownloadnya pada internet. Driver ini harus kalian install pada PC atau laptop yang kalian gunakan untuk membuat perangkat mengenali smartphone kalian ketika telah disambungkan.
  • Software Flashing, bagian terpenting untuk melakukan proses flashing adalah menginstall software flashing pada PC atau Laptop yang kamu miliki. Ada beragam software flashing yang bisa kamu dapatkan di internet. Namun software yang paling banyak digunakan biasanya adalah SP Flashtool, Odin atau Research Download.
Setelah semua perangkat tersedia maka kamu bisa mulai untuk melakukan flashing. Kali ini saya akan memberikan contoh dengan menggunakan software Odin yang biasa digunakan untuk smartphone Samsung.
  • Ekstrak semua file yang telah didownload seperti firmware dan install driver serta software flashing pada PC atau laptop.
  • Kemudian matikan smartphone kamu serta cabut baterainya selama 10 detik.
  • Masuklah ke dalam mode download dengan kombinasi tombol Volume Down, Home dan Power secara serentak hingga muncul tulisan Warning pada layar smartphone kalian.
  • Jika sudah, kalian dapat menghubungkan smartphone kalian dengan menggunakan kabel data ke PC atau laptop lalu bukalah aplikasi Odin yang sudah kalian install.
  • Lihat bagian yang bertuliskan ID:COM jika tidak ada berarti smartphone kalian belum terkoneksi dengan baik dan ulangi penyambungan kabel data.
  • Jika tulisan ID:COM telah muncul maka kamu bisa menceklist pada kolom Auto Reboot dan Nand Erase All.
  • Klik pada tombol AP dan carilah file firmware yang telah kamu sediakan.
  • Setelah itu kalian bisa memulai proses flashing dengan mengaktifkan tombol start, jika sudah berubah menjadi tulisan Pass maka proses flashing telah selesai.

4. Menggunakan Box Flashe r
Cara paling ampuh dari semua flasher adalah dengan menggunakan box flasher. Box flasher ini biasa digunakan oleh para pemilik jasa service HP. Jadi jika kalian ingin menggunakan langkah ini kalian harus membeli alat Box Flasher tersebut. Harganya terbilang lumayan mahal jika kamu hanya ingin memakainya sesekali dan untuk pribadi saja. Box flasher yang umumnya dipakai dan memiliki kelengkapan universal untuk beragam jenis HP adalah UFS HWK Tornado.
Langkah untuk melakukan flashing menggunakan Box flasher yaitu:
  • Pertama kamu harus melakukan installasi Box flasher ke PC kamu.
  • Setelah proses installasi selesai, kamu bisa segera menyambungkan HP ke Box Flasher kamu dengan menggunakan kabel flash.
  • Lalu jalankan software UFS, pilih tipe smartphone kamu di bagian kanan bawah toolbar UI setting dan klik pada tool bar Check setelahnya.
  • Kemudian pada bagian bar yang bernamakan tipe smartphone kamu, klik pada kolom product dan pilihlah type smartphone kamu.
  • Setelah itu kamu juga harus mengisi bagian kolom MCU, PPM dan CNT sesuai dengan type smartphone kamu
  • Jika semuanya telah selesai maka kamu bisa memilih tombol “Start” atau “Flash” yang memiliki fungsi berbeda.
Tombol “Start” akan melakukan flashing secara menyeluruh pada smartphone kamu sedangkan tombol “Flash” biasa digunakan bagi mereka yang hanya sekedar ingin mengupgrade sistem smartphonenya.
Begitulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk flashing HP yang kamu miliki. Namun tentunya melakukan flash juga memiliki beberapa dampak negatif seperti berkurangnya masa hidup smartphone alias smartphone jadi mudah rusak, kemungkinan terjadinya mati total pada smartphone bila terjadi kegagalan saat flashing hingga dampak hilangnya masa garansi smartphone. Maka dari itu bagi kalian yang memiliki smartphone dengan masa garansi yang aktif maka ada baiknya melakukan flashing pada service center. Karena jika kamu melakukan sendiri atau melakukannya pada jasa service di luar maka otomatis masa garansi kamu akan dibatalkan.


Cara Memperbaiki Android yang Hang


Android versi terbaru, prosesor termutakhir, dan menggunakan RAM 4 GB tak menjamin sebuah smartphone Android kebal masalah.
Masalah bisa muncul karena software atauhardware . Salah satu yang kerap terjadi adalah perangkat mengalami panas berlebih. Solusinya mudah, tinggal matikan perangkat.
Bagaimana jika ponsel Android Anda benar-benar "bengong" alias tidak ada respon sama sekali saat layar atau tombol fisik disentuh. Berbagai cara sudah dilakukan, namun ponsel tak kunjung hidup dan beroperasi normal.
Seandainya hal seperti itu terjadi, jangan panik. Satu-satunya solusi yang bisa dilakukan, yaitu me- reset perangkat meski harus kehilangan seluruh data.
Untuk itu, diikuti langkah-langkah berikut ini, seperti yang dirangkum KompasTeknodari Phone Arena , Senin (6/6/2016).
Tahan tombol volume bersamaan dengan tombol power untuk mengakses menu recovery Android
Tahan tombol volume bersamaan dengan tombol power untuk mengakses menu recovery Android((Phone Arena))
1. Pertama, masuklah ke menu Recovery . Caranya adalah mematikan ponsel, lalu tekan dan tahan tombol Power bersama-sama dengan tombol volume up downatau keduanya.
Peletakan tombol-tombol tersebut bisa berbeda untuk setiap perangkat. Selain itu, tiap produsen handset menerapkan metodereset berbeda. Cara di atas merupakan metode umum yang banyak digunakan.
Pilih Wipe Data untuk menghapus seluruh data ponsel, seperti pada reset to factory setting
Pilih Wipe Data untuk menghapus seluruh data ponsel, seperti pada reset to factory setting((Phone Arena))
2. Setelah masuk ke dalam menu recoveryakan terlihat banyak pilihan berjajar. Tampilan menu recovery ini berbeda-beda tergantun masing-masing produsen ponsel. Meskipun demikian setiap ponsel pasti dibekali fitur ini.
Kemudian darilah opsi bertuliskan Wipe Data . Fungsinya seperti reset to factory setting . Opsi tersebut memerintahkan penghapusan seluruh data yang ada di ponsel dan mengembalikannya pada modedefault.
Setelah menghapus data, pilih reboot system now untuk kembali ke sistem operasi Android
Setelah menghapus data, pilih reboot system now untuk kembali ke sistem operasi Android((Phone Arena))
3. Biasanya, sistem akan mengonfirmasi kembali tindakan penghapusan seluruh data dalam ponsel. Bentuknya antara lain dengan menampilkan banyak pilhan " No " dan hanya satu perintah bertuliskan " Yes, delete all user data ".
Kali ini pilihlah " Yes " dan biarkan seluruh data dihapus. Proses penghapusan tersebut dapat memakan waktu beberapa menit dan selanjutnya Anda mesti memilihReboot system now agar ponsel dapat kembali menjalankan sistem operasi Android.

Sebagai catatan, setelah menghapus dan menyalakannya kembali, ponsel akan perlu waktu lebih lama untuk menyala. Ini hal normal, jadi jangan panik dan tunggu saja.




Menghapus Virus di Android


Cek Aplikasi dan hapus

Seringkali orang tidak menyadari bahwa di dalam smartphone mereka tersimpan aplikasi yang sebetulnya tidak berguna bahkan membahayakan kinerja android itu sendiri. Meskipun seiring berkembangnya waktu sistem operasi ini didesain dengan segudang keunggulan, tapi malware dan kawan-kawannya enggan berdiam diri untuk menyerang Anda.
Memeriksa aplikasi yang terpasang merupakan rangkaian cara menghapus virus di android dengan mudah sebelum Anda masuk ke menu setting -> applications -> download. Lihatlah dengan teliti apakah terdapat aplikasi yang meragukan atau tidak. Jika iya, delete secepatnya.

Hapuslah akses administrator

Masih dalam lingkup safe mode, belajarlah untuk lebih selektif. Bila Anda menjumpai aplikasi yang aneh maka langsung menuju pengaturan, pilih security, dan klik device administrator. Hilangkan segera agar kerja smartphone Anda tidak terbebani.

Keluar safe mode

Ketika 3 cara menghapus virus di android dengan mudah di atas sudah Anda praktekkan dan berhasil dari ancaman malware jahat, maka anda boleh keluar dari safe mode dan kembali pada tampilan yang normal.
Kekuatan virus memang patut diacungi jempol. Walaupun Google Play telah menyediakan fitur untuk menyaring aplikasi berbahaya, tapi tetap saja tidak sedikit malware yang sukses menyerobot ke dalam android Anda. Pemasangan antivirus mungkin solusi yang terdengar akurat.
Tapi di sisi lain, jalan keluar ini justru dibarengi dengan ketakutan apabila smartphone ditimpa kendala. Kerjanya menjadi lemot, bahkan macet total. Terlebih jika smartphone yang Anda pakai adalah gadget dengan spesifikasi pas-pasan.

Cara menghapus virus di android dengan mudah tersebut hanya metode sederhana yang bisa anda contoh. Apabila Anda takut terjadi kesalahan atau kekeliruan, lebih baik serahkan android kesayangan anda agar ditangani orang yang lebih ahli. Dengan begini, semuanya akan aman dan terkendali. Syaratnya, bawalah ke konter yang terpercaya dalam pelayanannya. Bagaimana? Sudah tidak bingung lagi kan?


Cara Mengembalikan IMEI yang Hilang




Apakah Anda pernah kehilangan IMEI? Biasanya anda terkena masalah ini ketika selesai melakukan Flash, Hard Reset atau Factory Reset dan Root pada Android Anda.
Akibat buruk dari kehilangan IMEI adalah smartphone/ponsel anda tidak mendapatkan sinyal alias sinyal SOS, jadi Anda tidak bisa lagi internetan atau bahkan sekedar mengirim sms atau menggunakan telfon. Tentunya hal itu sangat mengganggu bukan?
IMEI tersusun atas nomor-nomor kombinasi yang unik, jadi IMEI antara smartphone satu dengan yang lain tidak akan sama.
IMEI yang tidak valid adalah masalah umum yang seringkali dihadapi oleh sebagian besar perangkat MediaTek termasuk Xiaomi Redmi, Micromax, Oppo, Samsung, Vivo, HTC, Sony, dll. Berikut adalah beberapa cara yang bisa anda coba untuk mengembalikan nomor IMEI smartphone/ponsel anda yang hilang. Mari langsung disimak saja.

Apa Itu IMEI ?

IMEI
IMEI adalah kependekan dari International Mobile Equipment Identity dan merupakan nomor unik yang diberikan untuk setiap ponsel, yang biasanya ditemukan di belakang baterai.
Sejak 2004, IMEI tampil dalam format AA-BBBBBB-CCCCCC-D. Bagian yang berlabel A dan B dikenal sebagai Kode Alokasi Jenis (Type Allocation Code / TAC). Bagian TAC dari IMEI mengidentifikasi produsen dan model perangkat.
Misalnya, kode Google Pixel TAC adalah 35-161508, sedangkan iPhone 6s Plus adalah 35-332907. Beberapa model memiliki beberapa TAC tergantung pada revisi, lokasi manufaktur, dan faktor lainnya – iPhone 5C memiliki total lima kode TAC yang berbeda.
Enam digit C mewakili nomor seri unik perangkat Anda, dan ini ditentukan oleh produsen handset. Bagian D IMEI adalah digit cek yang memastikan IMEI memenuhi Alokasi dan Panduan Persetujuan. Angka cek ditampilkan pada kemasan untuk mencegah IMEI tidak benar dicatat, namun tidak termasuk bagian dari IMEI yang terdokumentasi.
Nomor IMEI dari telepon seluler yang terhubung ke jaringan GSM disimpan dalam database (Register Peralatan EIR – Peralatan) yang berisi semua peralatan telepon selular yang valid.
Bila telepon dilaporkan dicuri atau tidak disetujui, nomor tersebut ditandai tidak sah.
Kumpulan angka pertama adalah kode persetujuan jenis (TAC). Dua digit pertama mewakili kode negara. Sisanya membuat kode assembly akhir. Kelompok nomor kedua mengidentifikasi produsen:

01 dan 02 = AEG

07 dan 40 = Motorola

10 dan 20 = Nokia

41 dan 44 = Siemens

51 = Sony, Siemens, Ericsson

Set ketiga adalah nomor seri dan single digit terakhir adalah nomor tambahan (biasanya 0).

Cara Mengembalikan IMEI Dengan Mencari Nomor IMEI

cara mengembalikan nomor imei
Ponsel/Smartphone yang sudah di Root

Cari nomor Imei yang tertulis di Perangkat anda (untuk dual sim mempunyai dua IMEI). Bisa ditemukan dengan cara dial/ panggil *#06# atau dapat diliiat pada kotak hp waktu anda beli dulu, bisa juga diliat di suatu tempat dekat baterai, Lalucatat.

Lalu unduh dan install aplikasi MTK Engineering Mode App (Lebihseringdipakai) atau Mobile Uncle Tools. Kalau ini sih emg perlu nyari wifi dulu hehehe.

Setelah selesai di Install Pilih menuMTK settings

Pada menu Connectivity pilih CDS Information

Selanjutnya pilih Radio Information

Pada Kotak ada tulisan AT+, ketik sebelahnya jadi : AT+”EGMR=1,7,” nomor IMEI yang anda catat”. Contoh AT+EGMR=1,7”5632317733” ,lalu ketukSend Command jika benar akan muncul pemberitahuan AT command is sent

Jika ponsel anda dual sim (kartu 2 sim card) Untuk kode Command kodenya seperti ini AT+EGMR=1,10,”ISI IMEI SIM2 DISINI” Jadinya akan seperti ini “. AT+EGMR=1,10,”1234567899” Selanjutnya Ketuk SEND AT COMMAND, Jika Anda berhasil maka akan muncul notifikasi AT command is sent.

Jika perintah tidak berhasil cukup tambah spasi setelah AT ie.+EMGR bukan AT +EMGR.

Restart Android Anda

Setelah Android Anda menyala kembali, Silahkan cek IMEI Android Anda dengan cara tekan *#06#. Maka IMEI Android Anda akan muncul atau dengan lihat Informasi android Anda pada pengaturan ponsel dengan cara masuk ke Menu Pengaturan>lihat About Ponsel > Info > Selesai.

Cara Mengembalikan IMEI Menggunakan Aplikasi Chamelephon
Chamelephon
Setelah diunduh dan Install

Buka aplikasinya

Isikan IMEI yang sudah Anda catat sebelumnya ada dua kolom untuk SIM 1 dan SIM 2 tergantung perangkat. Bisa juga mengacak IMEI kamu dengan cara ketuk Generate Random IMEIs

Kalau benar akan muncul tanda centang

Setelah itu ketuk Aplly New IMEI

Jika ada konfirmasi ketuk Change

Lalu Restart

Cara Mengembalikan IMEI dengan Backup
IMEI
Jika tidak berhasil dengan metode di atas, coba saja ini.
Syarat yang dibutuhkan :

Akses root

Nomor IMEI

Download Mobile MTK write Tool zip

Download Uncle Mobile Tool

PC

Langkah-langkahnya :

Buka file aplikasi alat MTK dan Pertama masukkan perintah Y dan tekan enter.

Sekarang masukkan nomor IMEI dan tekan enter.

Sekali lagi masukkan nomor IMEI dan tekan enter.

Buat file IMEI.bak dan salin perangkat Anda ke penyimpanan.Terkait: Fix – “Overlay layar Terdeteksi”.

Buka alat paman mobile, pilih IMEI Backup & restore file .bak

Setelah selesai reboot perangkat. Anda akan melihat jaringan lagi.

Cara Mengembalikan IMEI Menggunakan Kode dan Perintah Perangkat


Metode ini lebih disukai untuk perangkat Samsung namun Anda bisa mencoba smartphone buatan lainnya.

Di dalam dialer, ketik- * # 197328640 # atau * # * # 197328640 # * # *

Pada Command Mode, pilih opsi “Common”.

(Imp) Tanpa meninggalkan layar Command, tekan tombol Menu.

Pilih Masukan tombol dan nyalakan FTM OFF Anda

Setelah satu menit keluarkan baterai perangkat dan SIM. Tempatkan baterai kembali tapi tidak di kartu SIM. Hidupkan perangkat.

Saat telepon di-boot, masuk ke mode perintah lagi panggil – * # 197328640 #

Pilih Debug Screen diikuti dengan kontrol.

Setelah itu, klik “RRC (HSDPA)

Untuk Perbaiki tidak terdaftar di jaringan, klik revisi RRC

Pilih HSDPA saja

Reboot telepon Anda dan kemudian masukkan kartu SIM untuk menghubungi * # 06 # untuk melihat apakah nomor IMEI dipulihkan.

Catatan & Kesimpulan: Jangan membuat perubahan yang tidak perlu di Aplikasi MTK, ini adalah alat yang sangat sensitif
Itulah beberapa cara untuk mengembalikan IMEI Anda yang tidak sengaja hilang atau terlupa. Menyimpan atau mengingat IMEI dapat mempermudah Anda apabila ada kejadian buruk seperti kehilangan Android atau yang terburuk jika anda mengalami kejahatan penculikan. Dengan melacak menggunakan IMEI akan mempermudah proses pencarian karena data yang berada dalam IMEI sangat akurat.

Cara Mengganti LCD dan Touchscreen Pada Smartphone

Touchscreen atau layar sentuh merupakan bagian pokok dalam sebuah smartphone. Apabila touchscreen mengalami kerusakan, pengguna smartphone pasti akan merasa kesal. Kerusakan pada touchscreen atau layar sentuh ini ada bermacam-macam. Contohnya rusak tidak bisa dipencet menunya, ada yang bisa dipencet tapi menu beda yang kebuka, ada juga karena smartphone jatuh sehingga layar sentuh rusak. Ada juga karena keteledoran pengguna menaruh di saku sehingga smartphone kedudukan membuat layar sentuh rusak. Dari bermaca-macam masalah kerusakan tersebut, di sini saya ingin menyampaikan cara untuk mengganti touchscreen nya.
Untuk setiap smartphone mungkin untuk cara mengganti touchscreen nya akan berbeda karena posisi baut dan letak layar sentuhnya berbeda. Tetapi untuk garis pokonya sama, tinggal kita cari solusinya sedikit yang berbeda. Untuk contoh cara mengganti touchscreen kali ini, saya mengambil smartphone Lenovo A516.

Berikut ini Cara Mengganti Touchscreen Smartphone Sendiri :

1. Matikan smartphone android lalu buka penutup dan lepas baterainya.
2. Dengan menggunakan obeng silahkan buka skrup nya dan lepaskan jalur yang menghubungkan pcb dengan jalur lcd. Harap pelan-pelan dan di ingat letaknya supa mudah nanti saat mengembalikan.
3. Setelah blok PCB terlepas sekarang hangatkan layar sentuh. Jika tidak mempunyai alat pemanas khusus smartphone, kamu bisa menggunakan hair dryer atau setrika yang penting jangan terlalu panas. Ini tujuannya supaya mudah melepas touchscreen dari body smartphone.
4. Selanjutnya dengan menggunakan lempengan seng atau bisa menggunakan kartu remi dan sejenisnya, silahkan cukil pelan-pelan touchscreen dari body smartphone.
5. Jika touchscreen sudah terlepas, sebelum mengganti dengan touchscren yang baru silahkan dicoba dulu touchscreen berjalan normal atau tidak. Jika sudah yakin berjalan normal baru dipasang dan diskrup seperti awalnya.
6. Sekarang touchscreen sudah berhasil diganti dengan yang baru.
Demikian Cara Mengganti Touchscreen Smartphone Sendiri. Cara ini memang mempunyai resiko besar jika tidak dilakukan secara hati-hati. Tapi tidak ada salahnya mencoba sendiri mengganti touchscreen nya. Kalau belum mencoba jangan takut gagal, karena kegagalan adalah awal dari keberhasilan.


Memperbaiki Touchscreen yang Gerak-Gerak Sendiri



Beberapa hari yang lalu, saya ke services center Advan untuk mengaransikan tablet yang mengalami error pada bagian plugin charger (lubang untuk ngecas). Setelah beberapa hari, Alhamdulillah tablet sudah jadi dan siap untuk dioperasikan kembali. Namun setelah baterai low, saya coba colokin charger dan memang daya bisa masuk dengan bukti adanya indikator kaya logo PLN dibagian atas kanan. Namun sayang, touchscreen tiba-tiba beroperasi atau gerak sendiri tanpa bisa dikendalikan.
Karena demikian, saya mencoba membawa kembali ke services center untuk menanyakan hal tersebut. Ternyata cukup senderhana, touchscreen gerak sendiri saat di cas itu disebabkan saya tidak memakai cas yang original (cas smartphone lain yang kebetulan sama colokannya). Setelah sampai rumah, saya coba dengan cas ori bawaan dari Advan dan ternyata benar (touchscreen kembali normal tanpa gerak sendiri seperti kemarin).
Nah pada hari ini saya menemukan permasalahan yang sama pada Samsung Galaxy S5 supercopy GT-I9008, yakni touchscreen beroperasi sendiri dan sulit dikontrol karena sering gerak-gerak sendiri. Kalau yang Samsung ini gerak terus, baik di cas ataupun tidak.
Pertama-tama, saya mencoba mengatasi hal ini dengan install aplikasi Nook Screen Calibrated yang berfungsi untuk mengatasi layar yang eror. Namun, usaha pertama ini gagal. Kemudian saya lanjutkan factory reset dengan menekan tombol power bersamaan dengan tombol volume atas. Setelah smartphone kembali ke pengaturan awal dari pabrik, touchscreen tetap saja gerak sendiri tanpa bisa dikendalikan.
Setelah itu, saya cari custom rom yang cocok buat Samsung GT-I9008 replika. CustomRom ada dan cocok untuk smartphone tersebut, namun sayang touchscreen tetap gerak-gerak sendiri.
Solusinya, saya download firmware Samsung GT-I9008 supercopy untuk saya gunakan flashing smartphone tersebut. Sebelum saya flash, untuk mengantisipasi jika ternyata firmware yang saya dapatkan tidak cocok, saya backup firmware aslinya dengan MTKDroidTool.
Upaya terakhir yang saya lakukan ialah flashing android dengan flashtool. Proses flashing smartphone android dengan Flashtool berjalan lancar dan berhasil, namun sayang permasalahan touchscreen gerak sendiri masih saja muncul. Berarti bisa dikatakan eror ini dikarenakan hardwarenya, entah touchscreennya ataupun yang lainnya.
Sebagai bukti bahwa hal ini benar-benar terjadi pada Samsung GT-I9008 milik saya, silahkan dilihat pada videonya berikut ini.

Kesimpulan

Touchscreen gerak sendiri bisa saja disebabkan dari sisi software meskipun saya belum pernah mengalaminya. Namun, tidak ada salahnya, mencoba mengganti dengan system Android yang baru atau dengan melakukan factory reset terlebih dahulu. Kalau dari sisi software jelas tidak masalah, berarti touchscreen gerak atau beroperasi sendiri disebabkan adanya hardware yang error. Besar kemungkinan antara LCD dan touchscreenya, jadi harus diganti dengan yang baru. Atau chargernya jika touchscreen gerak sendiri saat di cas